Tuesday, 16 January 2018

Leak adalah kearifan lokal Bali yang disalah artikan

wisataunikbali.com
Ilustrasi Leak Bali

Leak- Dahulu kala sebelum adanya teknologi dan ilmu pengetahuan serta budaya barat masuk ke wilayah timur, teknik dan strategi perang masih kental dengan adanya ilmu beladiri, ilmu kanuragan dan ilmu kadigdayan. 

Minimnya peralatan atau senjata canggih seperti sekarang ini, menuntut para tentara atau penguasa kerajaan menguasai ilmu tempur dan ilmu kadigdayan atau kawisesan. Salah satu ilmu kawisesan yang sangat terkenal di Bali adalah "Leak". 

Leak sering dikonotasikan menjadi ilmu aliran hitam yang ada di Bali, sebenarnya ilmu itu bersifat murni tergantung si pemiliknya mau digunakan ke arah baik atau buruk.


Memiliki ilmu itu layaknya mempunyai sebilah pisau, jika digunakan oleh tukang masak maka pisau itu bermanfaat untuk mengerjakan dan mengolah makanan demi kebutuhan sehari-hari. Tetapi jika digunakan oleh penjahat, maka pisau tersebut akan mendatangkan bencana.
Tingkatan ilmu leak tersebut sama dengan tingkatan ilmu-ilmu yang lain, yaitu mulai dari tingkat dasar sampai tingkatan tertinggi. Tingkat dasarnya adalah leak barak yaitu leak yang hanya mampu mengeluarkan api atau cahaya, kemudian leak bulan, Leak pemamoran, leak bunga, leak sari, leak cemeng rangdu, dan yang terakhir adalah leak siwa klakah. 

Leak tingkat akhir adalah leak siwa klakah adalah leak yang mampu mengeluarkan cahaya dari ketujuh cakranya sesuai kehendaknya.

Ajaran Hindu berasal dari Jawa kemudian disebarkan ke Bali, begitu juga cerita tentang orang yang menggunakan ilmu leak untuk menyakiti orang lain seperti yang dilakukan oleh Calonarang di Kerajaan Daha Kediri kemudian cerita Gede Basur yang menggunakan ilmu leak untuk merugikan masyarakat di Bali membuat ilmu leak dipandang sebagai ilmu hitam di Bali. 

Sarana untuk belajar ilmu leak adalah dengan banten, sanggah cukcuk dan  kelapa gading yang berfungsi sebagai tirta untuk dipercikkan. Orang awam menyangka bawha leak belajar leak kekuburan hanya untuk memakan mayat untuk meningkatkan kekuatannya sebenarnya tidak demikian.  Mengapa harus di kuburan? Paham leak adalah apa pun status dirimu menjadi manusia, orang sakti, sarjana, kaya, miskin, akan berakhir di kuburan. Tradisi sebagian orang di India tidak ada tempat tersuci selain di kuburan. Kenapa demikian? Di tempat inilah para roh berkumpul dalam pergolakan spirit.

Di Bali kuburan dikatakan keramat, karena sering muncul hal-hal yang menyeramkan. Ini disebabkan karena kita jarang membuka lontar tatwaning ulun setra. Sehingga kita tidak tahu sebenarnya kuburan adalah tempat yang paling baik untuk bermeditasi dan memberikan berkat doa.

Sang Buda Kecapi, Mpu Kuturan, Gajah Mada, Diah Nateng Dirah, Mpu Bradah, semua mendapat pencerahan di kuburan. Di Jawa tradisi ini disebut tirakat. 



wisataunikbali.com
Tarian Siwa

Dalam melaksanakan ritual pengleakan, orang tersebut akan menari persis layaknya tarian Siwa. Kamu pernah menonton serial Mahadev? saat Mahadev menari untuk menghancurkan dunia (karena fungsi Beliau adalah pemralina atau penghancur untuk terciptanya keseimbangan alam semesta), tarian tersebutlah yang ditarikan saat di kuburan. 

Ada yang mengatakan kalau leak itu suka makan yang busuk-busuk, bisa saja hal tersebut terjadi tergantung kekuatan iman orang yang mempelajarinya. Jika dia tidak dapat mengendalikan pikiran dan ingin menggunakan ilmunya untuk menyakiti orang lain, maka celakalah dia. Mempelajari ilmu leak menuntut kemampuan pengendalian diri dan iman yang kuat agar tidak menyimpangkan ilmu yang dimiliki dan tidak ingin mencoba ilmunya terhadap orang lain. 

Ilmu leak bersifat rahasia dan hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu saja. Ilmu leak ini adalah suatu warisan budaya yang disalah artikan dan disalah gunakan oleh orang yang menekuninya. 

Ilmu apapun itu, seperti pengetahuan tentang nuklir saja (merupakan ilmu modern), jika dimanfaatkan menjadi pembangkit listrik, ilmu tersebut akan berguna bagi orang banyak namun jika digunakan sebagai senjata dalam perang, maka nuklir menjadi senjata pemusnah yang paling berbahaya. 


EmoticonEmoticon