Tuesday, 2 May 2017

Air Panas Banyuwedang


Foto: Balitour.net

Air panas Banyuwedang-Bali memiliki banyak pemandian air panas, karena setiap bukit biasanya mengeluarkan sumber air yang mengandung blerang. Salah satu pemandian air panas yang ada di Bali Utara adalah Air Panas Banyuwedang. Pemandian ini  terletak di Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Jarak tempuh sekitar 60 km dari Pantai Lovina atau 140 km jaraknya dari Kota Denpasar melalui jalan antara Denpasar menuju Bedugul, dan Singaraja lalu ke arah Gilimanuk. 

Letak Banyuwedang berada didekat Taman Nasional Bali Barat, karena sebelah selatan jalan menuju Banyuwedang adalah taman tersebut. Sebelah utaranya adalah kawasan wisata yang akan dikembangkan oleh pemerintah daerah, namanya adalah kawasan Batu Ampar. 

Berbeda dengan air panas lainnya di Bali, Air Panas Banyuwedang memiliki sumber mata air panas yang bersumber dari pantai serta berada di bawah air pada waktu air laut sedang pasang. Karena air panas yang keluar debitnya cukup besar, maka dibuatkanlah tanggul yang berbentuk lingkaran dengan tujuan agar tidak bercampurnya air panas dengan air laut saat air laut pasang. Kandungan belerang pada sumber air ini memiliki suhu sekitar 40º Celcius. Kadar suhunya lebih tinggi dibandingkan dengan Air Panas Banjar

Sama halnya dengan Air Panas Banjar, Air Panas Banyuwedang dipercaya dapat menjadi tempat pemandian yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit kulit karena kandungan belerangnya. Banyak wisatawan yang mandi di sini sebagai relaksasi atau dengan tujuan pengobatan alami. 

Air panas yang lokasinya dekat pantai ini dapat memberikan kesan lebih, karena kamu dapat berendam di air panas sambil menikmati keindahan pantai. Kawasan wisata ini sudah ditunjang dengan adanya lahan parkir yang luas. Fasilitas lainnya adalah kamar mandi tertutup dan beberapa warung-warung kecil serta tempat berteduh lainnya agar wisatawan menjadi nyaman saat berkunjung ke sini.   Wisatawan yang berkunjung ke sini didominasi oleh wisatawan domestik dibandingkan kunjungan wisatawan asing. Wisatawan domestik yang berkunjung ke sini kebanyakan bertujuan untuk pengobatan dibanding untuk bersantai atau bertujuan lainnya.

Tumbuhan bakau menghiasi pinggiran pantai ini dengan tujuan untuk mencegah terjadinya abrasi. Bahkan air panas ini bersumber ditengah-tengah pohon bakau ini. Kawasan Air Panas Banyuwedang ini dapat dikatakan sebagai Health Tourism, karena kebanyakan tujuan wisatawan yang berkunjung ke tempat ini adalah untuk berobat dari penyakit kulitnya atau penyakit lainnya. 

Penasaran dan ingin mandi di Air Panas Banyuwedang ini, segera kunjungi objek wisata ini.



EmoticonEmoticon